Kini kamu sudah memiliki Goal dan Action Plan yang SMART dan detail. Kamus Juga sudah melakukan riset pelanggan, riset kompetitor, riset pasar. Kamu sudah memiliki produk yang telah dibuat dengan baik, daftar hal-hal yang kamu perlukan untuk menjalankan bisnis, bahkan kamu juga sudah menentukan harga jual.
Sekarang bayangkan jika kamu diminta untuk menjelaskan semua yang sudah kamu buat itu pada investor hanya dalam waktu 5 menit saja!
Tenang saja! Dalam modul ini ini kita akan mempelajari caranya!
Untuk bisa menyampaikan semua ide gagasan bisnismu dalam waktu singkat, kamu perlu yang namanya Business Model Canvas
Business Model Canvas (BMC) adalah alat yang membantu kamu memvisualisasikan dan menilai ide bisnis atau konsep. BMC terdiri dari sembilan elemen utama yang mencakup berbagai aspek penting dari sebuah bisnis. Ini saatnya kita merangkai potongan Puzzle dari seluruh materi yang sudah kamu praktikkan. Yuk, kita mulai!

Ini adalah gambar dari Business Model Canvas. Model ini terdiri dari 9 aspek yaitu:
1.Customer Segments
2.Value Propositions
Pastikan untuk merangkum informasi bisnismu agar muat dalam setiap kolomnya. Dengan begitu, orang lain akan lebih mudah untuk membacanya.
Customer Segments adalah tempat dimana kamu bisa menunjukkan siapa kelompok pelanggan yang menjadi target utama bisnis. Segmen pelanggan yang tepat sangat penting untuk memastikan produk atau layananmu sesuai dengan kebutuhan dan keinginan mereka. Ingat apa yang sudah kamu kerjakan di Modul 5? Ya! Kamu bisa memasukkan informasi terkait pelangganmu disini. Isi Kolom ini dengan demografi, geografi, psikografi, perilaku, pain, gain, dan Buyers Persona.
Value Propositions adalah nilai unik yang ditawarkan oleh produk atau layananmu kepada pelanggan. Ini adalah alasan utama mengapa pelanggan memilih produkmu dibandingkan dengan produk kompetitor. Proposisi nilai bisa berupa kualitas produk, harga, desain, fitur unik, atau layanan pelanggan yang luar biasa.
Tuliskan semua yang sudah kamu buat pada modul 9 dan 10. Ingat untuk menjelaskan perbedaan produkmu dengan kompetitor.
Channels adalah jalur yang digunakan oleh bisnis untuk menjangkau pelanggan dan menyampaikan proposisi nilai. Saluran bisa berupa saluran distribusi, saluran komunikasi, atau saluran penjualan. Memilih saluran yang tepat sangat penting untuk memastikan produk atau layananmu mudah diakses oleh pelanggan.
Penting untuk mengoptimalkan setiap saluran agar efektif dan efisien. Ini bisa membantu kamu meningkatkan visibilitas produk, menjangkau lebih banyak pelanggan, dan meningkatkan penjualan.
Tuliskan Dimana kamu akan menjual atau dimana pelanggan dapat membeli produkmu. Kamu bisa mengambil data dari modul 13 bagian Channel Distribusi.
Customer Relationships adalah cara bisnis berinteraksi dengan pelanggan untuk membangun dan mempertahankan hubungan yang baik. Hubungan pelanggan bisa berupa layanan pelanggan, dukungan teknis, program loyalitas, atau komunitas pelanggan.
Misalnya, jika kamu menjalankan bisnis perangkat lunak, hubungan pelanggan bisa mencakup dukungan teknis 24/7, tutorial online, atau forum komunitas. Dengan memberikan layanan pelanggan yang baik, kamu bisa meningkatkan kepuasan pelanggan dan membangun loyalitas merek.
Tuliskan Dimana dan bagaimana cara kamu berinteraksi dengan pelangganmu. Kamu bisa mengambil data dari modul 13 bagian Promosi.
Revenue Streams adalah cara bisnis menghasilkan uang dari pelanggan. Kamu Harus bisa menjelaskan Sumber pendapatan bisnismu. Ini bisa berupa penjualan produk, langganan, lisensi, iklan, atau komisi. Menentukan sumber pendapatan yang tepat sangat penting untuk memastikan bisnismu menguntungkan dan berkelanjutan.
Misalnya, jika kamu menjalankan bisnis aplikasi mobile, sumber pendapatan bisa mencakup penjualan aplikasi, langganan premium, atau iklan dalam aplikasi. Dengan memiliki berbagai sumber pendapatan, kamu bisa mengurangi risiko dan meningkatkan stabilitas keuangan bisnismu.
Key Resources adalah sumber daya utama yang dibutuhkan oleh bisnis untuk menjalankan kegiatan utamanya. Sumber daya ini bisa berupa fisik, intelektual, manusia, atau finansial. Memiliki sumber daya yang tepat sangat penting untuk menciptakan nilai bagi pelanggan dan mencapai tujuan bisnis.
Misalnya, dalam bisnis manufaktur, sumber daya fisik bisa mencakup pabrik, mesin, dan bahan baku. Sumber daya intelektual bisa mencakup paten, merek dagang, dan hak cipta. Sumber daya manusia bisa mencakup karyawan yang terampil dan berpengalaman. Sumber daya finansial bisa mencakup modal dan investasi.
Coba ingat kembali apa yang sudah kamu buat di modul 11 yaitu Business Backstage.
Key Activities adalah kegiatan utama yang harus dilakukan oleh bisnis untuk menciptakan nilai bagi pelanggan dan mencapai tujuan bisnis. Kegiatan ini mencakup semua proses dan tugas yang penting untuk operasional bisnis sehari-hari.
Misalnya, dalam bisnis makanan, kegiatan utama bisa mencakup pemilihan bahan baku, proses memasak, pengemasan, dan distribusi. Dalam bisnis teknologi, kegiatan utama bisa mencakup pengembangan produk, pemasaran, dan dukungan pelanggan.
Masukkan yang sudah kamu buat di modul 11 yaitu Business Backstage.
Key Partnerships adalah pihak-pihak eksternal yang bekerja sama dengan bisnis untuk mencapai tujuan bersama. Kemitraan ini bisa mencakup pemasok, distributor, atau mitra strategis lainnya. Memiliki kemitraan yang baik sangat penting untuk mengoptimalkan operasi dan mengurangi risiko.
penting untuk membangun dan menjaga hubungan yang baik dengan mitra. Ini bisa membantu kamu menciptakan sinergi, meningkatkan efisiensi, dan mencapai hasil yang lebih baik.
Tuliskan Key Partner bisnismu yang sudah kamu tulis pada modul 11 yaitu Business Backstage.
Cost Structure adalah semua biaya yang dikeluarkan oleh bisnis untuk menjalankan kegiatan utamanya. Biaya ini bisa berupa biaya tetap, biaya variabel, biaya operasional, atau biaya lainnya. Memahami struktur biaya sangat penting untuk memastikan bisnismu menguntungkan dan berkelanjutan.
Misalnya, dalam bisnis manufaktur, biaya tetap bisa mencakup biaya sewa pabrik dan gaji karyawan tetap. Biaya variabel bisa mencakup biaya bahan baku dan tenaga kerja langsung. Biaya operasional bisa mencakup biaya utilitas dan biaya pemasaran.
Coba buka kembali hasil pekerjaanmu di modul 12, Masukkan biaya operasional dan HPP produkmu.
Business Model Canvas adalah salah satu alat yang bisa kamu gunakan untuk menyampaikan gambaran besar bisnismu dalam waktu singkat. Namun lebih dari itu, di dunia bisnis, BMC bisa sangat berguna untuk merancang, mengembangkan, dan mengevaluasi model bisnis. Dengan memahami dan mengaplikasikan sembilan elemen utama BMC, kamu bisa menciptakan bisnis yang kuat, kompetitif, dan berkelanjutan. Selamat mencoba dan semoga sukses!