Setelah memahami calon pelanggan dan pesaing, ini saatnya kita memahami cara meriset pasar. Seberapa besar sih pasar yang kita bidik dan berapa potensinya?. Di video ini kita akan mempelajari cara menentukan ukuran pasar, pangsa pasar, dan menggunakan kaidah TAM, SAM, SOM, untuk menunjukkan seberapa besar potensi bisnismu. Yuk, kita mulai!
Ukuran pasar adalah total nilai atau volume dari semua penjualan produk atau layanan dalam pasar tertentu. Dengan kata lain Mengetahui ukuran pasar membantu kamu memahami seberapa besar peluang yang ada dan apakah pasar tersebut layak untuk dimasuki. Ukuran pasar bisa diukur dalam satuan uang (misalnya, total pendapatan) atau dalam satuan volume (misalnya, jumlah unit terjual). Contoh, di Indonesia, Konsumso kopi menurut International Coffee Organization di tahun 2022 mencapai 173,1 Juta kantong berukuran 60 kg dan diperkirakan meningkat.
Untuk menentukan ukuran pasar, kamu bisa menggunakan data sekunder seperti laporan industri, data pemerintah, atau riset pasar yang sudah ada. Kamu bisa mencari di internet dengan kata kunci “Data penjualan, Data konsumsi, dsb”. Data ini memberikan gambaran umum tentang seberapa besar pasar yang kamu targetkan.
Mengetahui ukuran pasar juga membantu dalam perencanaan bisnis dan pengambilan keputusan. Misalnya, jika ukuran pasar terlalu kecil, mungkin tidak layak untuk menginvestasikan banyak sumber daya. Sebaliknya, jika ukuran pasar besar, kamu bisa merencanakan strategi pemasaran yang lebih agresif untuk mendapatkan pangsa pasar yang lebih besar.
Pangsa pasar adalah persentase dari total penjualan dalam pasar tertentu yang dikuasai oleh perusahaan atau produk tertentu. Mengetahui pangsa pasar membantu kamu memahami posisi bisnismu dibandingkan dengan kompetitor. Pangsa pasar bisa dihitung dengan membagi penjualan perusahaan dengan total penjualan pasar, lalu dikalikan dengan 100%. Contohnya, jika penjualan Baso Aci di indonesia mencapai 100.000.000 pcs per bulan, dan bisnis baso acimu berhasil terjual 10.000 pcs per bulan. Maka market sharemu adalah 10.000/ 100.000.000 x 100% atau sama dengan 0,001%
Mengetahui pangsa pasar penting untuk mengukur kinerja bisnismu. Jika pangsa pasar kamu besar, itu berarti bisnismu memiliki posisi yang kuat di pasar. Sebaliknya, jika pangsa pasar kecil, kamu perlu mencari cara untuk meningkatkan penjualan dan memperkuat posisi bisnismu. Pangsa pasar juga bisa digunakan untuk mengidentifikasi tren dan perubahan dalam pasar.
Agar lebih mudah dalam menyampaikan ukuran pasar dan pangsa pasar, kita bisa menyampaikannya dengan Kaidah TAM, SAM, SOM. TAM, SAM, SOM adalah metode untuk mengukur potensi pasar dan menentukan segmen pasar yang bisa dijangkau oleh bisnismu. TAM (Total Addressable Market) adalah total pasar potensial untuk produk atau layananmu. SAM (Serviceable Available Market) adalah bagian dari TAM yang bisa dijangkau oleh bisnismu. SOM (Serviceable Obtainable Market) adalah bagian dari SAM yang bisa kamu capai dalam jangka waktu tertentu.

TAM mengacu pada total permintaan pasar untuk produk atau layananmu jika kamu bisa menjangkau seluruh pasar tanpa batasan. TAM memberikan gambaran tentang seberapa besar peluang pasar secara keseluruhan. TAM bisa juga diartikan sebagai Market Size atau Ukuran Pasar. Namun TAM bisa saja dihitung dari jumlah populasi atau jumlah orang target market. Misalnya, jika kamu menjual produk kesehatan, TAM bisa mencakup semua orang yang peduli dengan kesehatan di seluruh dunia atau di Indonesia. Menghitung TAM membantu kamu memahami potensi pasar yang bisa kamu targetkan.
SAM adalah bagian dari TAM yang bisa dijangkau oleh bisnismu berdasarkan faktor-faktor seperti lokasi geografis, demografi, atau preferensi pelanggan. SAM memberikan gambaran yang lebih realistis tentang pasar yang bisa kamu layani. Misalnya, jika kamu menjual produk kesehatan di Indonesia, SAM bisa mencakup semua orang yang peduli dengan kesehatan di Indonesia yang berusia 40-50 dan memiliki tingkat penghasilan tertentu. Menghitung SAM membantu kamu fokus pada segmen pasar yang lebih spesifik dan relevan.
SOM adalah bagian dari SAM yang bisa kamu capai dalam jangka waktu tertentu dengan sumber daya yang ada. SOM memberikan gambaran tentang seberapa besar pangsa pasar yang bisa kamu raih dalam waktu dekat. Misalnya, jika kamu menjual produk kesehatan di, SOM bisa mencakup semua orang yang peduli dengan kesehatan di Jakarta yang bisa kamu jangkau dengan strategi pemasaranmu. Menghitung SOM membantu kamu menetapkan target yang realistis dan terukur.
Agar lebih mudah memahami kaidah ini, mari kita simak contoh berikut
Bayangkan kamu adalah seorang anak SMA yang ingin berjualan kaos. Langkah pertama adalah menentukan ukuran pasar untuk kaos di kalangan remaja.
kamu bisa menghitung TAM dengan mencari data di BPS tentang jumlah remaja di Indonesia. Misalnya, jika ada 50 juta remaja di Indonesia dan rata-rata setiap remaja membeli 10 kaos per tahun, maka TAM untuk kaos di kalangan remaja adalah 500 juta kaos per tahun.
Setelah itu kamu dapat menghitung SAM dengan mencari data tentang jumlah remaja di kota kamu dan rata-rata pembelian kaos per tahun. Misalnya, jika ada 100.000 remaja di kota kamu dan rata-rata setiap remaja membeli 10 kaos per tahun, maka SAM untuk kaos di kalangan remaja di kota kamu adalah 1 juta kaos per tahun.
kamu bisa menghitung SOM dengan menghitung berapa produk yang bisa kamu jual. Misalnya, dari 100.000 remaja di kotamu, ternyata kamu bisa menjangkau 5 sekolah terdekat. Jika setiap sekolah memiliki 1.000 siswa maka kamu bisa menjangkau 5.000 siswa. Dengan mangasumsikan rata-rata setiap remaja membeli 2 kaos per tahun, maka SOM untuk kaos di kalangan remaja di sekolah kamu adalah 1.000 kaos per tahun.
Setelah menemukan semua datanya, kamu bisa membuat diagram lingkaran untuk mendapat gambaran visual terkait potensi pasarmu.
Meriset pasar adalah langkah penting dalam mengembangkan bisnis. Dengan memahami ukuran pasar, pangsa pasar, dan menggunakan kaidah TAM, SAM, SOM, kamu bisa menyusun strategi yang lebih efektif dan memenangkan persaingan di pasar. Selamat mencoba dan semoga sukses!